Pakar Gizi Prof Dr. Muhilal berpendapat dengan cara mengkonsumsi makanan tempe secara teratur dapat mencegah osteoporesis yang kerap memicu patah tulang.
Kandungan kalsium yang terdapat pada makanan tempe tersebut sangat tinggi.
Menurut dia, kandungan kalsium tersebut juga paling banyak terdapat pada Air Susu Ibu (ASI), untuk itu sangat dianjurkan pada bayi agar diberi ASI sampai usia dua tahun.Tetapi untuk orang dewasa lebih diutamakan mengkonsumsi makanan tempe.
Selain itu kata dia, ikan teri juga mempunyai kandungan kalsium yang cukup tinggi, serta sayuran hijau brokoli dan sayur bayam. Namun harus diperhatikan cara memasaknya, tidak perlu terlalu matang. Tujuannya agar kalsiumnya tidak hilang.
“Sebenarnya masyarakat kita banyak yang tidak mengetahui kalau makanan tempe yang terbuat dari kacang kedele, ikan teri serta sayur bayam dan sayur brokoli mempunyai kasiat yang tinggi, dan juga dapat untuk mencegah berbagai jenis penyakit”, ujarnya.
Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang tidak mampu membeli susu dan vitamin untuk penambah kalsium. Dan mereka dapat hanya dengan makan tepe dan sayur bayam setiap hari sudah menambah pasokan kalsium.
Masyarakat Indonesia tidak perlu harus kekurangan kalsium, karena untuk mendapatkannya tidak harus dengan mengeluarkan biaya yang besar, tambahnya.(iis)
Sumber:pdpersi
solusisehat.net

1 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Februari 20, 2009 pada 4:26 am
Dina
Bayam?… saya pernah baca, untuk tidak mengkonsumsi bayam secara berlebihan.karena bisa menyebabkan rematik atau semacamnya.
apakah itu benar?
Thanks
## betul ibu dina, sebaiknya tidak mengkonsumsi bayam, kangkung dan kacang-kacangan, jeroan dan melinjo secara berlebihan, hal ini dapat menyebabkan produksi purin dari reaksi siklooksigenasi dalam tubuh, purin yang berlebih pada akhirnya dapat menaikan kadar asam urat dalam darah alias rematik